Spirituality & Intellectuality in Architecture Design
Bagaimana hubungan spiritualitas dan intelektualitas dalam arsitektur dengan otak kiri dan otak kanan? Benarkah pemrograman arsitektur yang lebih banyak mencakup aspek kuantitatif, mesti imbang dan berkesepasangan dengan pendiagraman, yang lebih banyak meliput aspek kualitatif desain? Silakan ikuti video ini. Spiritualitas dan intelektualitas dalam desain arsitektur ikut menentukan apakah peradaban masyarakat manusia melestarikan atau merusak bumi? Bepihak kemanakah ilmu dan praksis arsitektur di Indonesia?

“Manusia berbuat atas dasar ilmunya”. Manusia tak hanya membaca sesuatu secara intelektual atau kuantitatif saja, ia juga membaca secara spiritual atau kualitatif. Membaca secara intelektual ibarat membaca “Buku Garing” (fenomena bibliografis, tak-langsung, sekunder), sedangkan yang spriritual, adalah membaca “Buku Teles” (fenometa nyata, langsung , primer).

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website

Advertisement